Sudah 49 tahun sejak internet di temukan, internet ngebuat gue mudah mencari informasi-informasi baru, dari internet juga gue mengenal banyak situs seperti tube8,pornhub,youporn,JAV disana banyak sekali tutorial-tutorial menjadi pria sejati, dari internet juga gue belajar main gitar,belajar masak,nembak cewek,naik motor,naik kuda,naik-naik kereta api tuut... tuut... tutt..., semakin lama internet juga banyak berkembang media sosial-media sosial yang membuat kita seakan mudah  jadi artis terkenal dengan hanya bermodalkan percaya diri, contohnya dengan mengupload video-video yang kemungkinan viral seperti yang pernah hits bowo alphenlibel gue gak tau ada hubungan apa antara bowo sama permen alphenlibel yang jelas gue lebih suka ngemut permen dari pada ngemut kepalanya bowo .rata-rata seseorang yang kurang mendapat pengakuan dari dunia nyata akan menggunakan dunia maya sebagai pelariannya untuk lebih di kenal orang, nama gue dimas sebagai seorang anak milenial yang kurang populer di dunia nyata, gue mulai mencoba eksis di beberapa sosial media dari mulai twitter,instagram,facebook,blog,youtube dan yang lainnya sampai akhirnya semua uang jajan gue habis cuma buat beli kuota internet itulah penyebab utama kenapa badan gue masih saja kurus sampai sekarang. Di indonesia media sosial ini semakin lama semakin aneh fungsinya yang awalnya untuk sharing hal-hal yang kita alami atau sekedar berbagi moment- moment seru saat liburan kini berubah menjadi ajang pamer yang menciptakan banyak hatters,tempat buat saling sindir,sampai jadi ajang tolak ukur status sosial di masyarakat bahkan yang paling ekstream gue pernah baca di salah satu postingan temen gue yang baru beli kipas angin, dia mengupload foto sebuah kipas angin di instagram dengan caption ‘ uhh akhirnya gak kepanasan lagi’ lalu salah seorang hatter berkomentar ‘anjingg sok pamarr loo bangs*at’, gue heran entah apa yang bisa di pamerin dari kipas angin kecuali loo punya kipas angin dengan kekuatan super yang mampu menghasilkan tornado dan menghancurkan seisi kota dan mengambil alih dunia, lalu dengan gobloknya mereka berantem di instagram tapi dengan KATA-KATA ‘ ehh siapa loo ngomong seenaknya gue pukul nihh PUGGHHHH...’
‘Enggak kena bangs*t gue tendang nih CIIIAATTTT ....’
‘Brugghhhhh ahhh gue jatuh anjingg’
Lalu mereka berdua mengeluarkan jurus andalannya
‘rasakan inii (rasengan )’ kata temen gue
‘terimalah ini (chidori )’ balas hatters
Lalu mereka beruda meloncat dan berteriak
‘Nnnaaarrruutoooooo’
‘Ssssaaasuuuuukkkeeeeee’
Lalu muncul cahaya kilatan petirr
........ TTZZIINGGG .....TTZZIINGG.......
Melihat mereka berantem seketikan gue langsung logout, hapus instagram bakar hape histeris loncat dari lantai dua. Oke soal loncat gue becanda soalnya rumah gue gak ada lantai duanya,
Melihat fenomena aneh yang makin hari makin parah gue akhirnya bisa mengelompokkan beberapa fungsi sosial media jaman sekarang sebagai berikut :
1.       Ngepoin Mantan
Orang-orang sekarang  ini memanfaatkan media sosial mereka untuk memantau gerak-gerik mantan pasangannya apakah pacarnya yang sekarang lebih ganteng atau jelek,kasus ini gue temukan pada temen gue yuda setiap menit selalu mengintai akun mantannya, sore itu gue nongkrong bareng temen-temen di warung deket rumah gue melihat yuda yang sering mengecek hpnya saat kita lagi ngobrol membuat gue penasaran
‘yud, ngapain sih loo ngeliatin hp melulu kita kan lagi ngumpul jarang-jarang dapet waktu kayak gini’,tanya gue
‘gue lagi nunggu update an setatusnya nia’ nia adalaha mantan pacar yuda yang putus sebulan yang lalu
‘Lahh kan kalian udah putus ngapain loo masih merhatiin dia ?’
‘gue kepo dim, soalnya sejak putus sama gue , dia katanya deket sama cowok gue penasaran cowoknya kayak gimana apa lebih ganteng dari gue atau enggak’
‘terus kalok lebih jelek ?’
‘yaa gue bangga lah jadi seleranya menurun sejak putus sama gue,ada kepuasan tersendiri gitu hehehe’
‘Menurut gue loo sakit sihh’,kata gue
‘ehh liat nih statusnya kayaknya nia lagi berantem sama gebetanya,yuda lalu berdiri dan berteriak ‘uhhh RASAIN LOO SIAPA SURUH MUTUSIN GUE DULU!!!!,’ teriakan yuda seketika membuat hening suasana sekitar, temen-temen gue yang lain yang lagi asik ngobrol diam seketika menatap tajam mata yuda mengangkatnya keluar mengikatnya di tiang listrik yang di kelilingi api sambil menari kecak.
Orang seperti ini cenderung ngepoin mantannya karna ingin melihat kehidupannya setelah putus lebih baik atau buruk dan semua mantan rata-rata ingin melihat penyesalan karna telah memutuskan hubungan dengan mereka karna dengan melihat kemalangan yang dialami mantannya ada kepuasan tersendiri yang dirasakan. ini terjdi hanya pada orang-orang yang kurang percaya diri. cara ini juga bisa berfungsi untuk melihat mantan kamu masih hidup atau tidak setelah dulu dia bilang “aku gak bisa hidup tanpa kamu beb”.

2.       Ngode-in Gebetan
Fungsi ini juga sering dipakai warga indonesia, sebagai insan milenial sekarang seolah keberanian untuk menyatakan perasaa secara langsung menurun, orang jaman sekarang lebih suka memakai kode untuk menggaet gebetannya, media sosial dipakai sebagai taktik, mulai dari sering ngelike fotonya,ngere-twit postingannya,bikin postingan quots terbaik cari di google biar kelihatan keren di mata gebetannya berharap di komen,ternyata para pengiklan memanfaatkan situasi ini untuk mengambil keuntungan lalu komen ‘ketek kamu bisulan, banyak panu? coba nih cream pemutih dan pembersih kulit wajah dari kita dijamin ketekmu semulus paha syahrini ,cek ig kita kakak’, cara seperti ini cenderung kurang efektif karna gebetan kita tidak akan pernah tau perasaan kita yang sesungguhnya cara paling ampuh adalah kamu pergi kerumahnya buat banner di depan rumahnya bertuliskan ‘aku sayang kamu ( nama gebetan ) dengan foto kamu yang sudah diedit setengah mati’,kemungkinan terbaik ketika dia baru bangun dan melihat banner itu dia langsung menghubungimu dan mengajak menikah, kemungkinan terburuknya kamu akan di kucilkan dari masyarakat namamu akan di coret dari kartu keluarga, gebetanmu menjauh pergi keluar negeri mengasingkan diri.


3.       Area Kesombongan

Buat gue sosmed sekarang ini lumayan penting bagi kehidupan sehari-hari dan menurut riset yang di lakukan We Are Social perusahaaan media sosial asal inggris yang bekerja sama dengan hootsuite, rata-rata orang menghabiskan 3 jam 23 menit perhari untuk mengakses sosial media, media sosial juga jadi sarana untuk membaca berita-berita yang sedang viral seperti ‘Kesuksesan Indonesia menjadi tuan rumah asean games di puji oleh negara-negara lain’ sampai ke berita-berita aneh yang gank penting sama sekali ‘Tak pernah di ingatkan makan oleh pacarnya gadis ini melaporkan pacarnya ke pihak berwajib atas dasar percobaan pembunuhan berencana’ dan salah satu kebiasaan gue saat baru bangun adalah ngambil hp ngcekin semua sosmed gue lihat berita-berita terupdate hari ini, saat gue scroll feed instagram kebawah gue menemukan postingan salah satu mantan gue dengan caption ‘nunggu jemputan doi nih ‘dia mengupload foto sedang duduk di sebuah coffe sambil berpangku tangan dengan secangkir teh hangat di meja dan yg menjadi fokus kamera adalah tangan kirinya yang memakai jam tangan rolex kw super pasar beringkit, buat yang gak tau pasar beringkit adalah sebuah pasar hewan yang terletak di kecamatan menguwi desa beringkit jika kalian dari denpasar menuju ke bedugul pasti melewati pasar ini berdampingan dengan pasar umum yang menjual berbagai kebutuhan sehari-hari jadi kalok kalian beli baju, semua mukak mas-masnya kayak sapi, oke yang barusan gue becanda jangan sampai gue dilaporin sama sapinya atas pencemaran nama baik atau temen gue yang sering foto di depan kaca toilet terus mamering logo iphone di hpya ini orang mau jadi brand amabassador apa mau boker, kembali lagi soal postingan mantan gue terkadang orang mengupload foto di sosmed dengan tujuan pamer terselubung loo tau kan yang caption sama fokus fotonya beda misalkan ‘ baru selesai makan nih’ di sebelah makanannya ada tas branded yang sengaja di pajang di sebelah spagethi entah dia mau makan tas atau sepagethinya ada lagi yang lebih aneh orang foto megang tutup lensa kamera terus fokusnya ke tutup lensanya, sementara mukaknya blur karena terkena efek bokeh kamera, gue jadi kasihan sama orang-orang seperti ini apa sebegitu burukkah mukak loo sampai kalah dengan tutup lensa , niat pamer malah keliatan kampungan di sisi lain orang kaya beneran gak bakal sampai segitunya salah satunya adalah Mukesh Ambani salah satu pengusaha minyak terkaya di india yang kekayaannya mencapai USD 21,5 miliar gak mungkin juga dia posting di instagram lagi makan nih terus di sebelah makanan ada secangkir minyak bumi panas atau mark zuckerberg berfoto dengan membawa-bawa banner logo facebook kemana-mana demi menunjukan kekayaanya, menurut gue orang-orang seperti ini kekurangan perhatian jadi mereka melakukan hal itu untuk mendapat pengakuan dari orang lain, itu hak setiap orang sih jadi kalau kalaian menemukan orang seperti ini cara mengatasinya adalah komen di fotonya terus bilang ‘ ehh kemarin gue lihat loo lagi milih-milih tas di bringkit jadi ini yang jadi loo beli bagus juga sih’ atau ‘ jadii eloo yang nyolong tutup lensa kamera gue balikin kampret’ kemungkinan berhasil mereka akan sadar dan bertaobat kejalan yang benar kemungkinan terburuk loo bakal di blokir, mereka gak mau temenan sama loo ,rumah loo di bakar atau loo disantet online.


4.       Tempat Penampungan Emosi

Permasalah dalam hidup terkadang membuat kita stress, sering kali kita mencurahkan isi hati dengan teman atau orang-orang terdekat lainnya atau lewat diary , tapi sekrang gue menemukan bahwa 80% orang rata-rata mencurahkan permasalahnnya di sosmed mulai dari,soal patah hati,pekerjaan, malasah keluarga, masalah keuangan sampai ke hal-hal privat lainnya, gue sendiri termasuk jarang curhat di media sosial beda dengan cewek mereka adalah mahluk super sensitif di muka bumi waktu itu gue lagi makan di sebuah warung lalapan pinggir jalan sehabis nonton tiba-tiba pertanyaan mematikan itu keluar dari dalam mulutnya
‘yang,aku gendutan gak sekarang ?’
Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk gue bilang ’engga kok yang kamu masih kurusan’
‘alahh boong kamu jujur dong’ kata mantan gue sambil  siap-siap mau nyiram pakek air kobokan
Gue menelan ludah dan mulai memperhatikan sekitar bahwa tidak ada benda tajam apapun gue mengatakannya ‘hmmm sebenrnya pipi kamu agak tembem sih’
Seketika rambut pacar gue memanjang ,mamatanya memancarkan cahaya merah dari mulutnya keluar taring panjang kuku jarinya memanjang dia berubah jadi Leak dan mencekek gue
Buat kalian yang dapet pertanyaan jebakan seperti itu gue saranin berbohonglah untuk menyelamatkan nyawa kalian dan meneruskan keturunan kalian nantinya.
Ke sensitifannya inilah yang membuat satu sama lain saling terkoneksi jika ada salah satu dari mereka yang sedang galau maka teman-temannya akan datang berkumpul dan menghibur si cewek ini.
itulah sebabnya di bandingkan kaum wanita lelaki lebih sering mengalami kasus bunuh diri karna mereka kesulitan untuk mengekspresikan perasaan mereka, contoh saat rian temen gue baru putus sama ceweknya gue sebagai kaum lelaki gak tau apa yang harus dilakukan untuk menghiburnya biasanya cuma gue ajakin jalan-jalan atau main game atau main gitar nyanyi-nyai gak jelas itu cara yang ampuh menurut gue beda dengan cewek mereka akan langsung update status


‘kamu jahat’ 3 menit yang lalu
‘mudah-mudahan kamu dapat yg lebih baik dari aku ‘ 5 menit yang lalu
‘apa salahku yaa tuhhann’ 7 menit yang lalu
‘yaampun aku telat 3 bulan’ 10 menit yang lalu

Mereka akan terus menulis perasaannya di sosmed lalu temen-temennya dateng berkomentar
‘ehh elo putus sama dia ?’
‘sabarr yaaa semua cowok emang bajingan
‘sabar say, kok kalian bisa putus’
Blaa... blaa... dan terus berlanjut sampai bang toyib pulang kerumah
Mereka juga akan memposting foto-foto dengan quots patah hati atau membuat instastory berisi lagu-lagu galau seakan masalah mereka lebih besar dari masalah orang lain.
Gue juga pernah menglami hal-hal itu, suatu hari gue berantem sama mantan gue masalahnya cuma karna gue gak nelpon dia seharian karna kesibukan gue hari itu gue jadi jarang megang hp, terus malemnya gue lihat di instastorynya ‘Oke fix #2018GantiPacar’ gue langsung menelponnya menanyakan apa maksud yang dia tulis, perdebatanpun terjadi gue melakukan hal yang sama seperti yang kaum cewek lakukan saat galau satu hal gue pelajari semakin kalian galau semakin bijak pula kalian di sosial media yapsss, bahkan mengalahkan om Mario Teguh dan gak ada apapun yg gue dapet dari curhat di sosmed selain di cap alay oleh teman-teman gue yaa....  cinta merubah loo menjadi manusia alay dengan badan penuh hormon eksitosin mungkin kalok mark zuckerberg melihat status loo dia bakal komen ‘maaf gue bikin platform bukan diary silahkan curhat ke temam terdekat loo jika loo gak punya temen silahkan pergi ke planet lain karna disini sudah banyak kaum alay’ orang-orang beli kuota bukan buat lihat masalah kita di beranda, belum lagi jika orang lain salah paham melihat postingan loo yang marah-marah gak jelas saling sindir itu gak bakal menyelesaikan masalah seharusnya kalau ada yang gak suka sama kalian ajak dia ketemuan di tempat sepi jika ada kesempatan bekap dia lalu racuni dengan bau ketek loo buat alibi untuk di pengadilan nanti, oke yang barusan gue becanda... kita gak bisa memaksa setiap orang suka sama kita jadi kalau kita merasa terganggu cukup block aja simple gausah di tanggepin.


5.       Tempat mencari jodoh
Buat kaum jomblo kronis ini adalah kesempatan terbesar mereka untuk bisa mendapatkan pasangan, di sosial media banyak orang yang berusah menarik perhatian lawan jenis dengan bermacam cara, mulai dengan posting quots-quots tentang kehidupan supaya kelihatan lebih smart, pamer barang-barang mewah supaya terlihat kaya,upload foto tercantik dengan editan setengah mati, dan gue paling benci liat orang foto di depan kaca toilet terus megang hp yang di liatin itu justru logo hpnya (iphone) atau memposting foto-foto makanan mewah saat berada di tempat- tempat tertentu seakan bilang ‘halooo hidup gue lebih asik dari pada hidup loo’ padahal kita gak tau di balik foto itu sebenernya mereka kayak gimana bisa aja kan foto di samping mobil mewah padahal aslinya tukang parkir, foto liburan di luar negeri padahal aslinya TKW, foto bareng duo srigala padahal aslinya editan, kenapa juga nama mereka duo srigala apa mungkin mereka keturunan dari suku Quileute di film twilight hmm gue gak bisa bayangin kalok duo serigala ini melawan vampire dia akan mengeluarkan jurus goyangan dribble yang akan membuat rontok gigi vampire, hal yang paling menyebalkan di sosmed saat gue mencoba kenalan dengan seorang cewek cantik,
‘hayy boleh kenalan gak ? ‘ sapa gue
‘iyaa kenapa ?’
‘nama kamu siap’
‘ Diana’
‘kamu anak mana ?’
‘aku anak ibuk bapak ku’
‘Hmm oke maksud gue tempat tinggalnya dimana ?’
‘ohh dari denpasar’
‘masih sekolah ?’
“masih’
‘Kelas berapa ?’
‘ 2 ‘
hal paling menyebalkan saat kenalan sama cewek di sosmed adalah di saat gue hanya melakuakan percakapan satu arah, loo tau kan kalo orang gila lagi ngomong sendiri kira-kira begitulah yang gue rasain, karna mulai kehabisan mencari topik akhirnya gue menanyakan hal-hal absurd
‘diana kamu lagi makek sempak warna apa ?’
‘diana kamu udah mens belum ?’
‘diana siapa penemu pesawat terbang ?’
‘Diana gimana pendapat kamu soal politik indonesia sekarang ?’
‘Diana aku siapa ? kita lagi dimana ? kamu siapa ?’
‘ boleh mintak no hpnya gak ?’
Diana lalu mengirimkan foto kaca
Anjir gue di suruh ngaca
Sampai saat ini gue gak pernah lagi melihat akun diana di facebook gue , hingga pada suatu hari gue pernah di inbox sama seorang cewek sebut saja susi,
‘hay kak’
Iya hay juga’
‘Kakak namanya siapa ?’
‘wahyu’
Karna penasaran gue bukak profilenya dan semua isinya hanya gambar-gambar cewek-cewek jepang yang di ambil dari google, lalu karna gue males gue bales seadanya aja,
‘kakak dari mana ?’
‘dari rumah ?’
‘kakak masih sekolah ?’
‘masih’

Lam-lama pertanyaannya mulai ngaco
‘kak sehari coli berapa kali ?’
‘kak masih jomblo ya ?’
‘kak aku telat 3 bulan’
‘kak mama mintak pulsa’
mungkin ini yang dirasakan diana saat kenalan sama gue, tapi demi keselamatan keturunan gue akhirnya gue gak melanjutkan percakapan itu.

Semua cewek yang coba gue dekati selalu berakhir sama seperti diana , sampai pada suatu ketika gue kenal sama seorang cewek namanya ira orangnya cantik asik di ajak chat gue merasa mungkin inilah jodoh gue hingga pada suatu hari ira mengajak gue ketemu di sebuah kebun binatang, waktu itu gue sangat senang sampai-sampai gue menyuruh temen gue rian buat make over gue jadi tambah ganteng tapi rian menolak dia bilang ‘ sorry dim kayaknya gue nyerah deh mending loo oprasi plastik aja deh kayaknya’ oke itu nyesek banget sih, gue akhirnya pergi dan menunggu ira duduk di sebuah bangku di dekat kandang gorilla, gue mempersiapkan beberapa topik obrolan saat nanti kami ngedate, tiba-tiba telpon berdering tanda chat dari ira,
‘kamu dimana dim ?’
‘ aku di deket kandang gorilla nih lagi duduk, kamu pakek baju apa ?’
‘Aku pakek baju ungu celana merah’
‘Oke aku tunggu yaa’

Beberapa menit setelah itu gue melihat sesosok wanita bertubuh gemuk berkulit sedikit gelap dengan dengan alis tebal mirip seperti tikus mati, dia lalu melambai kepada gue, gue yang bingung  mulai memperhatikan pakaian yang dia pakai MAMPUS itu ira tapi kok lain sama di profile picturenya ini kayak ira abis di sengat 1000 ekor lebah, gue pura-pura gak ngelihat perlahan-lahan pergi menjauh menyamar diantar para gorilla rencana kencan gue berkahir apes lagi, saran gue jika kalian ingin mencari gebetan di sosmed ajak dia video call kalau dia enggak mau berarti patut di curigai ke aslian wajahnya.











I Gede Wahyu Wiguna,bali


0 Comments